MERAJUT MIMPI DALAM SATU HATI: SMA St. Darius Larantuka Rayakan HUT ke-43 dan Pesta Famili

Berita, Majalah, News89 Dilihat

WERI – Suasana penuh syukur dan kekeluargaan menyelimuti Aula SMA St. Darius Larantuka pada Senin, 23 Februari 2026. Lembaga pendidikan yang telah berdiri selama lebih dari empat dekade ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-43 sekaligus Pesta Famili. Meski perayaan ini biasanya dirayakan pada 22 Februari bertepatan dengan Pesta Tahta Santo Petrus, keluarga besar SMA St. Darius memilih hari ini sebagai momen puncak untuk berefleksi dan memperkuat tali persaudaraan.

Perayaan HUT ke-43 sekaligus Pesta Famili SMA St. Darius Larantuka.

Tahun ini, perayaan mengusung tema yang kuat dan menggugah: “United for a dream: one heart, one hope, one voice” (Bersatu untuk sebuah mimpi: satu hati, satu harapan, satu suara). Tema ini menjadi roh utama dalam seluruh rangkaian acara, terutama dalam Perayaan Ekaristi yang menjadi pembuka kegiatan.

Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Uskup Emeritus Keuskupan Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung. Beliau didampingi oleh sejumlah imam konselebran, di antaranya Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik Flores Timur (Yapersuktim), RD. Thomas Labina, dan Kepala Sekolah SMA St. Darius, RD. Antonius Sina Aran. Kehadiran para imam, guru, pegawai, serta seluruh siswa-siswi menciptakan suasana liturgi yang khidmat sekaligus akrab.

Perayaan HUT ke-43 sekaligus Pesta Famili SMA St. Darius Larantuka.

Dalam homilinya yang menyentuh, Mgr. Fransiskus memberikan apresiasi yang tinggi atas perjalanan 43 tahun SMA St. Darius. Ia menyoroti betapa krusialnya memiliki sebuah “mimpi bersama” di tengah keberagaman individu di sekolah.

“Tema ini sangat menarik. Kita butuh ada satu mimpi bersama. Namun, mimpi bersama itu tidak akan lahir dari paksaan, melainkan mesti datang dari satu hati. Dari hati, keluar pesan-pesan untuk bermimpi, yang kemudian diikat dengan satu harapan dan disuarakan dengan satu suara,” ungkap Mgr. Fransiskus di hadapan ratusan pasang mata yang menyimak dengan saksama.

Perayaan HUT ke-43 sekaligus Pesta Famili SMA St. Darius Larantuka.

Beliau juga mengakui bahwa mewujudkan persatuan hati dan suara bukanlah perkara mudah di era yang serba individualis ini. “Memang sulit, tapi bukan berarti tidak bisa,” tegasnya, memberikan semangat kepada para siswa.

Perayaan HUT ke-43 sekaligus Pesta Famili SMA St. Darius Larantuka.

Lebih lanjut, Mgr. Fransiskus mengajak seluruh civitas akademika untuk merenungkan makna kesuksesan yang sesungguhnya. Menurutnya, sukses tidak boleh hanya dibatasi pada pencapaian duniawi atau karier di masa depan. Sukses yang sejati mencakup kebahagiaan abadi atau keselamatan kekal. (@sly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *