MELANGKAH BERSAMA, SETIA DALAM PELAYANAN, DAN TERBUKA MENERIMA ANUGERAH TUHAN: Syukur 24 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Fransiskus Kopong Kung Warnai Persiapan Tahbisan Uskup Baru Keuskupan Larantuka

Berita, Majalah, News238 Dilihat

Larantuka – Suasana kekeluargaan dan sukacita mewarnai Rumah Unio, Rusun Patris Corde, Keuskupan Larantuka, pada Sabtu, 10 Januari 2026, ketika Administrator Apostolik Keuskupan Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, memperingati 24 tahun tahbisan episkopalnya. Perayaan itu berlangsung sederhana namun penuh makna, sebab terjadi secara tak terduga dan bertepatan dengan pertemuan lanjutan Panitia Tahbisan Uskup Baru Keuskupan Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro.

Foto: Syukuran 24 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Fransiskus Kopong Kung, 10 Januari 2026.

Pertemuan panitia sebelumnya telah dijadwalkan oleh Ketua Panitia, RD. Adeodatus Hendrikus Leni, sebagai bagian dari rangkaian persiapan besar keuskupan menjelang tahbisan uskup baru. Tanpa direncanakan, tanggal pertemuan tersebut ternyata bertepatan dengan hari peringatan tahbisan episkopal ke-24 Mgr. Fransiskus Kopong Kung. Kebetulan ini kemudian dimaknai sebagai anugerah yang patut disyukuri bersama oleh seluruh peserta pertemuan.

Dalam pertemuan lanjutan itu, panitia membahas program kerja masing-masing seksi serta kebutuhan dan anggaran demi menyukseskan perayaan tahbisan Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro. Diskusi mencakup kesiapan teknis, koordinasi lintas seksi, serta dukungan berbagai pihak agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung tertib, khidmat, dan mencerminkan wajah Gereja yang ramah serta terbuka bagi semua.

Foto: Syukuran 24 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Fransiskus Kopong Kung, 10 Januari 2026.

Pada akhir pertemuan, Mgr. Fransiskus Kopong Kung menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh panitia. Ia berterima kasih atas kesediaan mereka memberikan waktu, tenaga, dan pikiran bagi pelayanan Gereja. Menurut beliau, keterlibatan para panitia bukan sekadar kerja teknis, melainkan wujud nyata pelayanan iman yang lahir dari semangat kebersamaan dan tanggung jawab gerejawi.

Dalam arahannya, Mgr. Fransiskus juga menekankan pentingnya sikap keramahtamahan dalam menerima para tamu yang akan datang dari berbagai daerah. Ia mengingatkan bahwa penerimaan yang tulus, pelayanan yang baik, serta suasana yang bersahabat akan membuat para tamu merasa nyaman selama berada di Larantuka. Keramahtamahan itu, katanya, merupakan kesaksian hidup tentang Gereja yang hadir di tengah masyarakat dan menyatu dengan budaya lokal.

Foto: Syukuran 24 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Fransiskus Kopong Kung, 10 Januari 2026.

Selain itu, Mgr. Fransiskus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata yang terlibat aktif dalam kepanitiaan serta memberikan dukungan dana bagi penyelenggaraan perayaan tahbisan uskup baru. Dukungan tersebut dinilai sebagai wujud sinergi yang baik antara Gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Secara khusus, Mgr. Fransiskus juga mengungkapkan rasa syukurnya atas peristiwa istimewa yang ia alami pada hari itu, yakni peringatan 24 tahun tahbisan episkopal. Ia menyebut perjalanan pelayanannya sebagai anugerah Tuhan yang patut disyukuri bersama umat. Perayaan sederhana ini, baginya, menjadi momen refleksi atas kesetiaan Tuhan yang terus menyertai perjalanan Gereja lokal Keuskupan Larantuka.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen, Wakil Bupati Flores Timur Ignasius Boli Uran, Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur Petrus Pedo Maran, Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapo Bali, serta Ketua DPRD Flores Timur Albert Ola Sinuor dan para pejabat lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah ini semakin menegaskan dukungan pemerintah terhadap kehidupan menggereja, khususnya dalam peristiwa penting di Keuskupan Larantuka.

Foto: Syukuran 24 Tahun Tahbisan Episkopal Mgr. Fransiskus Kopong Kung, 10 Januari 2026.

Perayaan sederhana ini menjadi penanda syukur atas perjalanan pelayanan episkopal Mgr. Fransiskus Kopong Kung, sekaligus memperkuat semangat kekeluargaan dan kebersamaan seluruh panitia dan umat dalam menyiapkan tahbisan uskup baru Keuskupan Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro. Dalam suasana kekeluargaan dan persaudaraan itu, Gereja lokal diajak untuk terus melangkah bersama, setia dalam pelayanan, dan terbuka menerima setiap anugerah Tuhan yang hadir dalam perjalanan sejarahnya. (@sly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *