Kunjungan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Paroki Lewoleba (14-15/03/2026)
LEWOLEBA, Komsos Larantuka – Kedatangan Uskup Keuskupan Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, (Mgr. Hans) di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, disambut meriah oleh umat Katolik setempat. Sejak pagi hari, Sabtu (14/03/2026), umat telah memadati kawasan Pelabuhan Laut Lewoleba untuk menyambut kedatangan gembala baru mereka. Suasana penuh sukacita dan harapan terlihat jelas dari wajah umat yang dengan antusias menanti kehadiran uskup yang baru ditahbiskan tersebut.

Kunjungan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Paroki Lewoleba (14-15/03/2026)
Kedatangan Mgr. Hans menjadi momen istimewa bagi umat Katolik di Dekenat Lembata. Ini merupakan kunjungan perdananya sebagai Uskup Larantuka ke wilayah tersebut. Begitu kapal yang membawanya tiba dan ia menginjakkan kaki di pelabuhan, umat langsung menyambutnya dengan hangat. Prosesi penyambutan berlangsung dengan nuansa adat yang kental, mencerminkan penghormatan dan kegembiraan masyarakat setempat atas kehadiran sang gembala.
Dalam prosesi adat tersebut, Mgr. Hans dipersilakan meminum tuak dari cawan tempurung serta mengisap tambako koli, sebuah simbol tradisional yang melambangkan penerimaan, persaudaraan, dan rasa syukur masyarakat atas kedatangan tamu terhormat. Prosesi ini sekaligus menjadi tanda bahwa sang uskup diterima dengan penuh hormat sebagai gembala umat di tanah Lembata.
Setelah prosesi penyambutan di pelabuhan, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Gereja Paroki St. Maria Banneux Lewoleba. Sepanjang perjalanan, umat terlihat antusias menyambut kehadiran uskup mereka. Setibanya di halaman gereja, suasana semakin semarak dengan tarian adat yang mengiringi kedatangan Mgr. Hans. Tepuk tangan dan sorak sukacita umat menyambut langkahnya saat memasuki halaman gereja.
Pastor Paroki St. Maria Banneux Lewoleba, RD. Blasius Masan Kleden, menyambut kedatangan Bapa Uskup dengan penuh syukur dan kegembiraan. Prosesi penerimaan berlangsung di halaman gereja dengan upacara pengguntingan pita dan pengalungan sebagai tanda resmi kunjungan pertama Mgr. Hans di pusat Paroki Lewoleba. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan antara gembala dan umat yang dilayaninya. Setelah prosesi penerimaan, kegiatan dilanjutkan dengan ibadat singkat bersama umat yang hadir.

Kunjungan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Paroki Lewoleba (14-15/03/2026)
Dalam homili singkatnya, Mgr. Hans mengajak umat untuk merenungkan pentingnya persatuan dalam kehidupan beriman. Ia menekankan bahwa kehidupan Gereja hanya dapat bertumbuh apabila umat hidup dalam semangat kebersamaan. Pesan yang disampaikannya menekankan pentingnya hidup dalam “satu roh, satu tubuh, dan satu harapan.”
Menurutnya, kehidupan beriman bukanlah tentang siapa yang paling benar, melainkan tentang kerendahan hati untuk tunduk di hadapan Tuhan. Ia mengingatkan bahwa sikap ingin selalu membenarkan diri sendiri justru dapat merusak persatuan. “Ketika kita selalu ingin benar, kita kehilangan kesatuan. Yang paling benar adalah tunduk rendah, karena Tuhan adalah kasih yang tak berkesudahan,” ungkapnya di hadapan umat.
Mgr. Hans juga mengingatkan bahwa pengalaman akan kasih Allah seharusnya mendorong umat untuk memuliakan Tuhan. Ia mengutip semangat dari Mazmur yang mengajak setiap orang untuk memuliakan Tuhan atas segala perbuatan baik-Nya. Menurutnya, kunjungan ke Lewoleba merupakan ungkapan kerinduannya untuk bertemu langsung dengan umat yang dipercayakan kepadanya.
“Saya hadir sebagai uskup untuk melihat umatku, kawanan dombaku,” katanya dengan penuh kehangatan.
Ia juga menegaskan bahwa tanah Lembata memiliki tempat penting dalam perjalanan Gereja di Keuskupan Larantuka. Karena itu, ia mengajak umat untuk terus memelihara persaudaraan dan memperkuat kehidupan iman dalam semangat kebersamaan.
Keesokan harinya, Minggu (15/03/2026), Mgr. Hans kembali memimpin Perayaan Ekaristi di Gereja Paroki St. Maria Banneux Lewoleba. Dalam perayaan tersebut, ia sekaligus melantik kepengurusan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki St. Maria Banneux Lewoleba periode 2026–2028. Perayaan Ekaristi berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh umat paroki yang memenuhi gereja.

Kunjungan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Paroki Lewoleba (14-15/03/2026)
Dalam homilinya, Mgr. Hans mengajak umat untuk merenungkan panggilan iman sebagai utusan Allah di dunia. Ia menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah utusan Bapa yang datang membawa kabar sukacita, keselamatan, dan kesembuhan bagi manusia. Karena itu, setiap orang yang percaya kepada Kristus dipanggil untuk melanjutkan misi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa umat Kristiani dipanggil menjadi cahaya dan garam dunia, menghadirkan kasih Allah di tengah masyarakat. Kehadiran umat dalam perayaan Ekaristi, menurutnya, bukan sekadar berkumpul untuk berdoa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperbarui iman dan memperteguh panggilan sebagai saksi Kristus di dunia.
Mgr. Hans juga menegaskan bahwa dalam Gereja Katolik, pastor paroki merupakan perpanjangan tangan uskup dalam menjalankan karya keselamatan Allah. Melalui pelayanan Gereja, karya Kerajaan Allah terus dihadirkan dalam kehidupan umat.
Lebih lanjut, ia mengajak umat menyadari bahwa setiap orang beriman dipanggil menjadi tanda kehadiran Kristus di dunia. Dengan mengutip ajaran Rasul Paulus, ia menegaskan bahwa umat dipanggil untuk menghadirkan kasih dan kebaikan Allah melalui kehidupan mereka.
Ia juga mendorong umat untuk memulai karya kasih dari keluarga dan menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan zaman. Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama di mana iman dan kasih harus dihidupi secara nyata.
Pada kesempatan tersebut, Mgr. Hans secara resmi melantik kepengurusan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki St. Maria Banneux Lewoleba periode 2026–2028. Prosesi pelantikan dilaksanakan setelah homili, disaksikan oleh umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi. Para pengurus yang baru dilantik mengucapkan komitmen untuk menjalankan tugas pelayanan dengan setia demi perkembangan kehidupan menggereja di paroki.
Pelantikan ini menjadi momen penting bagi kehidupan pastoral Paroki St. Maria Banneux Lewoleba. Selain itu, peristiwa tersebut juga memiliki makna khusus karena merupakan pelantikan DPP pertama yang dilakukan oleh Mgr. Hans sejak ia ditahbiskan menjadi Uskup Larantuka.

Kunjungan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Paroki Lewoleba (14-15/03/2026)
Setelah perayaan Ekaristi dan prosesi pelantikan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara resepsi bersama di aula paroki. Acara tersebut menjadi kesempatan bagi umat dan para pengurus yang baru dilantik untuk merayakan kebersamaan dan mempererat persaudaraan dalam semangat pelayanan Gereja. Suasana penuh sukacita dan kebersamaan menutup rangkaian kunjungan pastoral Mgr. Hans di Paroki St. Maria Banneux Lewoleba. (Fr. Kalis)
