Pelantikan DPP Lewotobi (19/03/2026)
LEWOTOBI, Komsos Larantuka — Suasana penuh iman, syukur, dan sukacita menyelimuti Gereja Paroki St. Yosep Lewotobi pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan Pesta Santo Yosep, pelindung paroki. Momen istimewa ini dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Pastoral Stasi (DPS), Ketua Lingkungan, serta Ketua Komunitas Basis Gerejani (KBG) periode 2026–2029.
Mengusung tema “Telah Kuikat Perjanjian dengan Orang Pilihan-Ku”, perayaan ini menegaskan panggilan ilahi bagi setiap pengurus yang dilantik untuk setia dalam pelayanan serta menjadi tanda nyata kasih Allah di tengah umat.
Perayaan Ekaristi berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Larantuka, RD. Adodetus Hendrikus Leni, yang secara resmi melantik para pengurus Gereja Paroki St. Yosep Lewotobi Periode 2026-2029. Turut hadir Pastor Paroki St. Yosep Lewotobi RD. Leonardus Lewokrore, para frater, pengurus lama dan baru, serta umat yang memenuhi gereja dengan penuh antusias dan harapan. Sejak awal hingga akhir perayaan, suasana sakral begitu terasa, menandai dimulainya babak baru perjalanan pastoral paroki.

Pelantikan DPP Lewotobi (19/03/2026)
Ketua DPP yang baru dilantik, Lukas Sinagula Fernandez, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelayanan Gereja adalah panggilan untuk berjalan bersama dan rela berkorban. Ia mengajak seluruh pengurus untuk meneladani Santo Yosep sebagai pribadi yang setia, taat, tulus hati, dan siap berkorban.
“Sebagai pengurus Gereja, kita harus seperti St. Yosep yang taat, setia, tulus hati, dan rela berkorban, serta mampu berjalan bersama dalam setiap karya pelayanan. Kita dipanggil untuk menjadi satu tubuh, membawa umat agar semakin mandiri, baik secara personal, spiritual, maupun finansial,” ungkapnya.
Dalam nuansa penuh keakraban, ia juga menyampaikan refleksi pribadi yang mengundang senyum umat. Ia mengaku sempat bertanya dalam hati saat dipercaya menjadi Ketua DPP, menyadari besarnya tanggung jawab yang dipercayakan oleh umat dari 63 KBG.
Sementara itu, Pastor Paroki St. Yosep Lewotobi RD. Leonardus Lewokrore menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengurus lama atas dedikasi dan pelayanan yang telah diberikan. Ia menilai bahwa keberhasilan kepengurusan sebelumnya tampak dalam semangat kebersamaan serta proses regenerasi yang berjalan baik dalam kehidupan menggereja.
Ia juga menyoroti kepercayaan umat kepada bendahara lama yang kini terpilih sebagai Ketua DPP sebagai buah dari kesetiaan dalam pelayanan, seraya mengutip Injil menurut Injil Lukas 16:10 tentang kesetiaan dalam perkara kecil yang membawa pada kepercayaan yang lebih besar. Ia berharap para pengurus baru, termasuk yang melanjutkan pelayanan sebelumnya, dapat terus berjalan bersama sebagai satu tubuh demi kemajuan Gereja.
Dalam homilinya, RD. Adodetus Hendrikus Leni menegaskan bahwa pengorbanan merupakan bagian tak terpisahkan dari pelayanan pastoral. Menurutnya, menjadi pengurus Gereja berarti kesiapsediaan untuk memberikan diri secara total, baik waktu, tenaga, maupun materi.
“Pengorbanan dalam pelayanan bukan hanya soal waktu dan tenaga, tetapi juga menyangkut harga diri dan materi. Karena itu, para pengurus harus berani memberi diri dengan kasih yang tulus, sebab semua ini adalah karya Roh Kudus,” tegasnya.
Ia juga mengajak para pengurus untuk meneladani Santo Yosep sebagai figur pemimpin yang tidak banyak berbicara, tetapi setia dan bertanggung jawab melalui tindakan nyata. Dalam keluarga Nazaret, Santo Yosep menunjukkan keteladanan dalam ketaatan, kesederhanaan, dan keteguhan iman.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan umat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan pelayanan Gereja. Para pengurus diharapkan mampu menjadi tanda kehadiran Tuhan melalui tindakan kasih dan pelayanan nyata.
Dalam kesempatan yang sama, Vikjen juga menegaskan pentingnya persatuan dalam kehidupan menggereja. Ia mengingatkan bahwa Gereja adalah satu tubuh dengan banyak anggota yang saling melengkapi. Karena itu, seluruh umat, imam, dan pengurus pastoral dipanggil untuk hidup dalam semangat doa, pelayanan, dan solidaritas.
Ia menambahkan bahwa seluruh karya pelayanan Gereja digerakkan oleh Roh Kudus yang menuntun dan menyempurnakan setiap keterbatasan manusia.

Pelantikan DPP Lewotobi (19/03/2026)
Dengan dilantiknya para pengurus DPP, DPS, Ketua Lingkungan, dan Ketua KBG periode 2026–2029 ini, umat Paroki St. Yosep Lewotobi diharapkan semakin bersatu dan bergerak bersama dalam semangat pelayanan. Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu menghadirkan terang dan kasih Tuhan, sekaligus menumbuhkan umat yang mandiri secara personal, spiritual, dan finansial demi kemuliaan Allah dan keselamatan banyak orang. (Komsos Lewotobi)
